by

SMAN 2 Majalaya Mengadakan Pemilihan Ketua OSIS Contoh Pemilu

polaberita.com /BANDUNG- Pemilihan tersebut dikonsep sama seperti pemilihan umum (pemilu) di Indonesia.

Mulai dari pengambilan sumpah/janji panitia dan saksi pemilihan, ketersediaan ruang tunggu, bilik suara, kotak suara, mekanisme pemilihan, celup tinta hingga penghitungan suara, semua disamakan seperti pesta demokrasi di Indonesia.

Pembina OSIS SMAN 2 Majalaya, Sri Suryanti menjelaskan, konsep tersebut sebagai simulasi dari pemilu di masyarakat. Bandung, Rabu. 6/12-23.

“Tujuannya juga untuk melatih anak-anak sebagai pemilih pemula yang akan ikut berpartisipasi pada pemilu,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, para siswa belajar tentang pentingnya berdemokrasi dan mengamalkan asas-asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil).

“Sri mengajak seluruh siswa yang sudah memiliki hak suara pada pemilu mendatang untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan berkontribusi menentukan masa depan bangsa.

Menariknya, para kandidiat ketua OSIS hadir mengenakan pakaian tradisional. Hal ini sudah hadir dari tahun ke tahun.

Siapa pun pemenangnya, jadilah pemimpin yang bisa menjadi teladan bagi siswa lainnya. Jelasnya